عَنْ أَنَسٍ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ ، قَالَ : " مَنِ
ازْدَادَ عِلْمًا وَلَمْ يَزْدَدْ هُدَى لَمْ يَزْدَدْ مِنَ اللَّهِ إِلا بُعْدًا "
Hadits yang mungkin pantas kita
pertimbangkan untuk sejajaran kalangan orang pada saat ini, perlu kita amati ada
beberapa orang yang sudah Rasulullah SAW gambarkan yang menjadi ancaman
sekaligus bahaya bagi umat islam akhir zaman yang menyebar fitnah-fitnah dari
mulut ke telingan dan tulisan-tulisan mereka yang menjajikan, namun itulah
salah satu tanda-tanda kiamat yang memang pasti kita alami sebagaimana yang
telah di jelaskan oleh Imam Al-Ghozali dalam kitab nya Ihya ‘ulumuddin “di
bab ke enam tentang bahayanya ilmu dan tanda akhir zaman serta antisipasi
terhadap ulama’ sesat”.
Bersamaan dengan berkembangnya teknologi
dan social media yang memudahkan untuk menyebarkan berita, juga ada sebuah perang ideologi yang ikut serta bersamanya sebagai ancaman bagi masyarakat yang memberikan
pemahaman-pemahaman salah yang berdampak pada kebingungan masyarakat atas
kebenaran dan perpecahan umat, sungguh dahsyat apabila ini terus kita biarkan
dan terus berjalan, maka setiap kabar yang seperti itu setidaknya kita fahami
dan cermati terlebih dahulu sebelum kita mudah percaya yang bisa berakibat fatal.
Cerdas memanglah pantas untuk mereka
sandang, tapi sayang jika tidak memiliki hidayah, sebagaimana sabda Rasulullah
SAW di atas: orang yang hanya bertambah ilmu nya tapi tidak bertambah
hidayahnya (tidak bersandar kepada Allah) maka yang dia dapatkan hanyalah
semakin jauh dari Allah”. Akan semakin melenceng dari agama dan mendapat
murka Allah wal’iyadzubillah.
Ilmu memang penting tapi kita harus ingat
bahwa akhlaq jauh lebih sebagaimana yang dikata Ibnu Mubarak Rahimahullah: تعلم الأدب قبل أن تتعلم العلم(pelajari adab sebelum ilmu),
Rasulullah SAW pun telah menegaskan dalam sabdanya: إنما
بعثت لأتمم مكار الأخلاق.
Tapi saat ini kita sering melihat seseorang yang baru belajar sudah
berani membandingkan antara ulama’ terlebih mereka berani mengkritik ataupun
menyalahi para salaf
وكل خير في التباع من سلف وكل شر في التباع من خلف
Termasuk berita baru-baru ini yang disebarkan https://www.nahimunkar.com/haul-al-buthi-digelar-jogja-dukung-bashar-assad-pembantai-umat-islam/
sekilas disitu dia terlihat merendahkan beberapa tokoh, juga seakan mengadu
Syech Sa’id Ramdhan Al-Buthi dan Dr.Wahbah Zuhaili, serta mengatakan bahwa
Seminar Ilmiyah yang diadakan HUMAS UGM sebagai Ikatan Alumni Syam dan forum
ilmiyah dituding semata-mata acara haul dan dengan fitnah-fitnah yang lain, dan
tidak tanggung-tanggung dia juga mengaitkan acara tersebut dengan “Dukung
terhadap Bashar Assad dalam Pembantai Umat Islam”. Disitu juga ada tulisan yang
mengatakan KH. Hasyim Muzadi Telah Melakukan Kebohongan Besar dan menyebarkan
bahwa beliau adalah pembela dan penyebar Syi’ah.
Sebenarnya apa yang dia inginkan? Apa yang ingin dia sampaikan ! fitnah
ataukah perpecahan… setiap orang pasti memiliki kesalahan, jangan lupakan itu
dan kewajiban kita jika melihat kesalahan bukan menyebarkannya pada oranglain,
akan tetapi jika perlu diingatkan maka gunakan bahasa yang santun atau berilah
solusi dengan bahasa yang mudah bukan memfitnah.
إجعل علمك ملحا وأدبك دقيقا
Saya harap coretan sederhana ini bisa sedikit memberi manfaat terhadap
kita bersama, berfikir sebelum bertindak kita hidup tidak sendirian kita
bersama orang-orang yang beraneka ragam kesalah fahaman dan kekhilafan pasti
ada, termasuk jika ada kesalah yang tersirat atau tersurat dalam tulisan ini
saya mohon kritik.
احفظْ لسـانَك أيـها الإنــسان
# لا يلدغــنَّك إنَّه ثعبــــانُ
كم فى المقابرِ من قتيلِ
لسانِه # كانت تهابُ لقائَه الشجعانُ
Wassalamu’alaikum...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar