MAKALAH
TENTANG
REKRUITMEN TENAGA KEPENDIDIKAN MADRASAH
Disusun Oleh:
Moch. Azkiya’
Hamid Nagib
Husen Baharun
M. Sulaiman
Mat Husin
Npm:
Fak/Prodi: Magister manajemen pendidikan islam
DOSEN:
Dr. ROMLI
INSTITUT DARULLUGHAH WADDA’WAH
PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM
TAHUN 2015/2016
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis
panjatkan kehadirat Allah SWT, yang mana telah memberikan kami semua kekuatan
serta kelancaran dalam menyelesaikan makalah yang berjudul “ REKRUITMEN TENAGA KEPENDIDIKAN MADRASAH
” dapat selesai seperti waktu yang telah penulis rencanakan.
Tersusunnya makalah ini tentunya tidak lepas dari peran serta berbagai
pihak yang telah memberikan bantuan secara materil dan spiritual, baik secara
langsung maupun tidak langsung.
Oleh karena itu penulis mengucapkan
terima kasih kepada:
1. Abuya Al-Habib Zein bin Hasan Baharun.
2. Bapak dosen.
3. Orang tua yang telah memberikan bantuan kepada penulis
sehingga makalah ini dapat terselesaikan.
4. Teman-teman yang telah membantu dan memberikan
dorongan semangat agar makalah ini dapat penulis selesaikan.
Semoga Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang membalas budi baik yang tulus
dan ikhlas kepada semua pihak yang penulis sebutkan di atas.
Tak ada gading yang tak
retak, untuk itu penulispun menyadari bahwa makalah yang telah penulis susun
dan kami kemas masih memiliki banyak kelemahan serta kekurangan-kekurangan baik
dari segi teknis maupun non-teknis. Untuk itu penulis membuka pintu yang selebar-lebarnya kepada semua pihak
agar dapat memberikan saran dan kritik yang membangun demi penyempurnaan
penulisan-penulisan mendatang. Dan apabila di dalam makalah ini terdapat
hal-hal yang dianggap tidak berkenan di hati pembaca mohon dimaafkan.
Bangil, 26 Maret 2016
Penulis: Moch. Azkiya’, Hamid Nagib, Husen
Baharun, M. Sulaiman, Mat husin
DAFTAR ISI
COVER................................................................................................................................ I
KATA
PENGANTAR........................................................................................................
II
DAFTAR ISI....................................................................................................................... III
BAB I
PENDAHULUAN.................................................................................................. 4
A. Latar
Belakang................................................................................................................... 4
B. Rumusan
Masalah.............................................................................................................
4
C. Tujuan.................................................................................................................................
4
D.
Manfaat……………………………………………………………………………………. 4
BAB II PEMBAHASAN
…………………………….……….......................................... 5
A. Pengertian
Rekruitmen………………..…........................................................................ 5
B. Tenaga Kependidikan…………………………................................................................
6
C. Tenaga Kependidikan Yang diperlukan di
Madrasah…............................................... 7
D. Tugas Dari Jabatan..……………………………..............................................................
7
BAB III
PENUTUP................................................................................................... 8
A.
Kesimpulan............................................................................................................. 8
B. Saran………………………………………………………………………………………………. 8
DAFTAR
PUSTAKA................................................................................................ 9
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Pendidikan adalah segala upaya untuk mengembangkan
daya-daya cipta, rasa, karsa manusia, baik anak-anak maupun orang dewasa, yang
dilakukan dengan cara-cara yang edukatif dan sesuai dengan kaidah-kaidah norma
kemasyarakatan dan keagamaan.
Tujuan pendidikan nasional adalah mencerdaskan
kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia seutuhnya, yaitu manusia yang
beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur,
memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani,
kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. (UU SPN No. 2
Tahun 1989).
Pendidikan sebagai salah satu bagian dari aktivitas manusia menghendaki
pencapaian tujuan dilaksanakan secara efektif dan efisien. Kedudukan para
personel pendidikan, masing-masing memiliki peran sesuai dengan kedudukan dan
fungsinya. Untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional tersebut diperlukan
peran dari para tenaga kependidikan, seperti guru (pengajar), pembimbing,
supervisor, kepala madrasah, tenaga administrasi,
tenaga teknisi, serta instansi/lembaga pendidikan yang lain. Dalam hal ini yang
menjadi inti dari tenaga kependidikan di madrasah
adalah kepala madrasah dan guru. (Hartati
Sukirman, 2000: 12).
Untuk meningkatkan kinerja tenaga kependidikan di madrasah agar tercapai tujuan
pendidikan, maka dalam pengadaan atau rekruitmen tenaga kependidikan, haruslah
terarah, matang, serta diharapkan nantinya tenaga kependidikan di madrasah
dapat mengetahui dan paham akan apa saja tugas yang harus ia lakukan, serta
syarat-syarat yang harus dipenuhi.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas dapat dirumuskan permasalahannya,
sebagai berikut:
1. Jabatan tenaga kependidikan apa saja yang
dibutuhkan di madrasah ?
2. Pekerjaan apa saja yang dilakukan dalam
masing-masing jabatan ?
3. Syarat apa saja yang diperlukan untuk menjadi tenaga
kependidikan di madrasah ?
C. Tujuan Penulisan
1. Mengetahui jabatan apa saja yang dibutuhkan dalam madrasah.
2. Mengetahui pekerjaan apa saja yang dilakukan oleh
masing-masing jabatan.
3. Mengetahui syarat-syarat menjadi tenaga
kependidikan di madrasah.
D. Manfaat Penulisan
Memberi wawasan bagi penulis tentang prosedure
rekruitmen tenaga kependidikan di madrasah.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Rekruitmen
1. Pengertian
Dalam kegiatan operasional kepegawaian yang pertama
dilakukan adalah pengadaan/penarikan/rekruitmen. Rekruitmen adalah suatu proses usaha mencari, menemukan, dan
menarik, serta seleksi untuk mendapatkan sejumlah calon pegawai yang berpotensi
dan kapabel untuk menduduki/bekerja pada
suatu jabatan tertentu dalam suatu organisasi.
2. Faktor Yang Mempengaruhi Rekruitmen
Faktor Intern Organisasi
Kebijakan promosi
Contoh: Suatu atasan menetapkan bahwa bawahannya akan
dipromosikan ke jabatan yang lebih tinggi dari sebelumnya. Hal seperti itu
sudah diatur dan dilakukan pada saat rutin, misalnya ada kenaikan jabatan baru
setiap 3 tahun sekali. Maka dalam waktu/saat tersebut terdapat pegawai yang
naik jabatannya, dengan demikian, jabatan lainnya juga akan ikut naik, dan
jabatan yang kosong pastinya diisikan kepada calon karyawan baru.
Kebijakan tentang kompensasi
Contoh: Suatu atasan memberikan suatu kompensasi
kepada bawahannya kepada karyawannya untuk suatu pekerjaan yang dilakukan oleh
karyawan tersebut. Misalnya, seorang karyawan diberikan kompensasi atas kerja
pengarsipannya.
Kebijakan tentang status pegawai
Contoh: Dalam merekrut tenaga kerja, maka dilihat
terlebih dahulu status dari pegawai lama dan baru. Misal, pegawai lama dalam
suatu lembaga dilihat dulu masa pensiunnya dan umur, serta status kerja dari
pegawai tersebut, baru diadakan suatu perekrutan ulang apabila status pegawai
lama tersebut sudah tidak terlalu dibutuhkan atau kurang efektif dalam bekerja,
misal apabila pegawai tersebut sebentar lagi akan pensiun karena umurnya sudah
memasuki masa pensiun.
Rencana sumber daya manusia
Contoh: Dalam perekrutan tenaga kerja dilihat berapa
jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan. Dari situ,
bisa dibandingkan dan dilihat sumber daya manusia yang tersedia untuk lembaga
tersebut. Sumber daya manusia disini adalah dari pendaftaran calon pegawai yang
masuk.
Faktor Ekstern Organisasi
Faktor-faktor lapangan kerja dan angkatan kerja yang
tersedia di masyarakat
Contoh: Dalam perekrutan tenaga kerja, dilihat bagaimana
kondisi lingkungan luar dari lembaga tersebut, apakah tersedia lapangan
pekerjaan beserta sumber dayanya atau tidak.
Situasi dan kondisi tenaga kerja yang tersedia
Contoh: Saat perekrutan tersebut dilihat dahulu
kondisi dari tenaga kerja, apakah mendukung untuk dilakukan atau tidak.
3. Prinsip
Beberapa prinsip yang perlu diperhatikan dalam
melaksanakan rekruitmen tenaga pendidikan adalah:
Formasi, memang sangat dibutuhkan tambahan tenaga
edukatif untuk dapat menyelesaikan tugas.
Mengacu pada analisa jabatan yang telah disusun, agar
sesuai dengan kualifikasi maupun ketentuan/syarat yang ditentukan.
Obyektif, artinya dalam penarikan tenaga kependidikan
tidak menganut unsur KKN. Jadi, apa adanya, yang lulus, tetap lulus, yang tidak
ya tidak. Tidak memperdulikan siapa dia dan latar belakangnya.
The right man on the place, yaitu hasil penarikan akan
ditempatkan dan ditugaskan, maka harus ada kesesuaian tugas dengan kemampuan
yang dimiliki oleh pegawai baru.
4. Proses Rekruitmen Tenaga Kependidikan
Tujuan utama dalam proses rekrutmen adalah mendapatkan
tenaga kependidikan (guru) yang tepat bagi suatu jabatan tertentu sehingga
orang tersebut mampu bekerja secara optimal dan dapat bertahan di madrasah untuk waktu yang lama. Pelaksanaan rekrutmen merupakan
tugas yang sangat penting, krusial dan membutuhkan tanggung jawab yang besar.
Hal ini karena kualitas sumber daya manusia yang akan digunakan madrasah sangat bergantung pada prosedur rekrutmen dan
seleksi yang dilaksanakan.
Proses rekrutmen guru bisa dilakukan melalui empat
kegiatan yaitu sebagai berikut:
a. Persiapan rekrutmen guru
b. Penyebaran pengumuman penerimaan guru baru
c. Penerimaan lamaran guru baru.
d. Seleksi pelamar
B. Tenaga Kependidikan
Menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor
38 Tahun 1992 tentang Tenaga Kependidikan bahwa jenis tenaga pendidikan
disebutkan terdiri atas tenaga pendidik, pengelola satuan pendidikan, penilik,
pengawas, peneliti dan pengembang di bidang belajar.
Tenaga pendidik terdiri atas pembimbing, pengajar, dan
pelatih. Pengelola satuan pendidikan terdiri atas kepala sekolah, direktur,
ketua, rektor dan pimpinan satuan pendidikan luar sekolah (pasal 3, 42).
Secara umum tenaga kependidikan adalah orang-orang
yang bekerja dalam dunia pendidikan yang memiliki syarat-syarat tertentu.
Orang-orang inilah yang akan menjalankan dan menjadi motor bagi dunia
pendidikan.
C.
Tenaga Kependidikan yang Diperlukan di madrasah.
1. Kepala madrasah
Kepala madrasah adalah seseorang yang mempunyai
kemampuan untuk memimpin segala sumber daya yang ada pada suatu madrasah
sehingga dapat didayagunakan secara maksimal untuk mencapai tujuan bersama.
Jadi bisa dikatakan pula bahwa seorang kepala madrasah adalah seorang manajer dalam pendidikan unit madrasah.
2. Guru
Guru adalah seseorang yang sengaja mengabdikan dirinya
untuk pendidikan dengan membantu orang lain mencapai kedewasaan serta mencapai
tingkat kemanusiaan yang lebih tinggi. Seorang gurulah yang mendidik, mengajar,
membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, serta mengevaluasi peserta didiknya.
D.
Tugas Dari Jabatan
1. Kepala madrasah
Kepala sekolah dalam jabatannya itu berfungsi sebagai
Edukator, Manajer, Administrator, Supervisor (dibuatkan akronim fungsinya :
EMAS).
Kepala madrasah
dalam jabatannya memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
a. Menyelenggarakan kegiatan pendidikan; contoh,
penerimaan siswa baru.
b. Membina kesiswaan;contoh, mengatur kegiatan
bimbingan dan penyuluhan(BP).
c. Melaksanakan bimbingan dan penilaian bagi guru dan
tenaga kependidikan lainnya; contoh, mengusulkan formasi pengangkatan, kenaikan
tingkat, dan mutasi guru.
d. Menyelenggarakan administrasi sekolah;
e. Merencanakan pengembangan, pendayagunaan, dan pemeliharaan
sarana prasarana;
f. Melaksanakan hubungan sekolah dengan lingkungan,
orang tua dan / masyarakat.
2. Guru
Menurut Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru
dan dosen pasal 20, maka tugas guru adalah:
Merencanakan pembelajaran, melaksanakan proses
pembelajaran yang bermutu, serta menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Rekruitmen adalah suatu proses untuk mencari dan
menemukan orang yang tepat untuk jabatan tertentu dalam suatu lembaga atau
organisasi. Rekruitmen dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, salah
satunya adalah melalui seleksi supaya dapat ditemukan orang yang cocok dan
kompeten untuk jabatan yang tersedia.
Rekruitmen tenaga kependidikan juga dipengaruhi oleh
berbagai faktor baik secara intern maupun ekstern. Prinsip – prinsip yang harus
diperhatikan ketika akan mengadakan rekruitmen adalah, harus ada jabatan yang
kosong dan benar-benar membutuhkan tenaga pendidik. Dalam merekrut tenaga
kependidikan,harus memperhatikan analisis jabatan supaya dapat merekrut orang
yang tepat dan sesuai dengan jabatan tersebut. Dalam perekrutan tersebut juga di hindarkan dari unsur
KKN, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.
Tenaga pendidik terdiri atas pembimbing, pengajar, dan
pelatih. Pengelola satuan pendidikan terdiri atas kepala madrasah, direktur, ketua, rektor dan pimpinan satuan
pendidikan luar madrasah. Secara umum tenaga
kependidikan adalah orang-orang yang bekerja dalam dunia pendidikan yang
memiliki syarat-syarat tertentu.
informasi tertulis sebagai rangkaian kegiatan atau
proses menghimpun dan mengolah informasi yang menguraikan mengenai tugas dan
tanggung jawab, kondisi
pekerjaan, hubungan pekerjaan, dan aspek-aspek pekerjaan pada suatu jabatan
tertentu dalam organisasi.
B.Saran
Supaya tidak terjadi penggelembungan struktur, dan tenaga pendidikan dapat bekerja secara maksimal
maka rekruitmen sebaiknya di adakan setelah ada guru atau kepala madrasah yang telah pensiun. Atau rekruitmen dilaksanakan
ketika lembaga benar-benar membutuhkan tenaga.
Rekruitmen dilaksanakan secara transparan untuk
menghindari praktek KKN, dengan cara memberikan pengumuman melalui brosur
maupun selebaran.
DAFTAR PUSTAKA
Dwi Siswoyo. 2007. Ilmu Pendidikan. Yogyakarta: UNY
Perss.
H. Malayu S.P. Hasibuan. 2008. Menejemen Sumber Daya
Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
Hartati Sukirman. 2000. Menejemen Tenaga Pendidikan.
Yogyakarta
Rychen, Dominique Simon. 2002. Key Competencies. New
York: Mc Graw Hill.
Sondang P. Siagian. 2008. Menejemen Sumber Daya
Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
http://id.wikipedia.org/wiki/Sekolah_Dasar
bilqulub.blogspot.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar